Rabu, 02 Maret 2016

Pengertian dan Contoh Peristiwa Anomali Air

  Tidak ada komentar
Seperti yang kita ketahui jika suatu zat cair dipanaskan atau dinaikan suhunya maka zat itu akan memuai volumenya, begitu juga sebaliknya jika suhunya diturunkan maka volumenya akan menyusut (baca: pemuaian volume pada zat cair). Akan tetapi kejadian seperti itu tidak mutlak terjadi pada zat cair, karena ada zat cair jika dinaikan suhunya dari 0°C sampai 4°C justru mengalami penyusutan volume. Zat cair tersebut adalah air (H2O). Penomena menyusutnya volume air pada saat suhunya dari 0°C sampai 4°C dikenal dengan istilah anomali air. Kenapa bisa terjadi anomali air?

Peristiwa anomali air terjadi karena struktur antar molekul pada saat bentuk es lebih renggang, sedangkan dalam bentuk air lebih rapat. Dengan demikian, pada saat dipanaskan dari 0°C hingga mencapai 4°C, molekul air yang berbentuk es akan merapat lebih dahulu, akibatnya volumnya menyusut. Setelah suhu lebih dari 4°C, air akan kembali memuai seperti zat cair lainnya. Karena volumenya menyusut tetapi massanya tetap maka, air akan memiliki massa jenis paling besar pada saat suhunya mencapai 4°C

Sifat anomali air ini dapat kita lihat pada fenomena kehidupan di bawah air pada saat musim dingin di negara-negara yang memiliki empat musim. Misalkan suatu kolam pada saat musim dingin awalnya suhunya lebih dari 4°C namun karena cuaca lebih dingin maka suhu air akan turun. Saat air permukaan kolam mencapai suhu 4°C maka air di permukaan bergerak turun karena massa jenisnya lebih besar dan digantikan oleh air yang lebih hangat yang berasal dari tempat yang di bawahnya. Proses itu terjadi terus-menerus sampai akhirnya seluruh suhu air di kolam mencapai 4°C. Setelah suhu 4°C maka suhu air yang berada di permukaan akan terus turun menuju 0°C yang artinya air itu membeku, sementara air yang berada di bawah tidak bergerak naik lagi karena air pada 4°C memiliki massa jenis yang paling besar. Saat air di permukaan membeku, air di bawahnya tetap tidak membeku. Mahluk hidup yang ada di bawah permukaan es akan tetap bisa hidup. Sehingga tidak mengherankan jika ada orang yang bisa memancing di daerah kutub, dengan cara melubangi permukaan es, seperti gambar di bawah ini. 
Contoh Peristiwa Anomali Air
Memancing di atas permukaan salju di Kutub Utara
Bayangkan bila air tidak mengalami anomali seperti zat lainnya, jika terjadi penurunan suhu maka akan terjadi pembekuan total, tentu saja akan memusnahkan ekosistem bawah air. Dengan adanya anomali air yang mengagumkan ini maka kehidupan di bumi ini masih bisa berlangsung sampai hari ini.

Tidak ada komentar :

Posting Komentar